JOMBANGKAB_DINKOPUM - Pemerintah Kabupaten Jombang terus mengintensifkan program penguatan kelembagaan melalui kegiatan Pembinaan dan Revitalisasi HIPPA-GHIPPA Kabupaten Jombang Tahun 2026. Sebagai kelanjutan dari rangkaian pembinaan di wilayah lainnya, kegiatan kali ini dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026, bertempat di Balai Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam. Acara ini dihadiri oleh para pengurus kelompok pemakai air dan perangkat desa setempat guna menyelaraskan persepsi mengenai manajemen irigasi yang lebih modern dan terorganisir.

Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi lintas sektor yang menghadirkan narasumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang serta staf dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, Tomy Wahyuono, S.E. Perwakilan dari Dinas PUPR memberikan materi teknis mengenai pemeliharaan sarana prasarana irigasi, sementara Tomy Wahyuono memfokuskan pada penguatan tata kelola organisasi dari perspektif kelembagaan ekonomi. Kehadiran para ahli ini bertujuan agar HIPPA tidak hanya kuat secara teknis di lapangan, tetapi juga mandiri secara manajerial.

Dalam sesi diskusi, Tomy Wahyuono menekankan bahwa revitalisasi organisasi merupakan langkah kunci agar HIPPA di Kecamatan Wonosalam mampu beradaptasi dengan tantangan ekonomi saat ini. Beliau mendorong para pengurus untuk mulai menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset serta keuangan kelompok. Dengan manajemen yang transparan, diharapkan partisipasi anggota dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun oleh Dinas PUPR dapat meningkat secara signifikan.
Acara yang berlangsung di dataran tinggi Wonosalam ini ditutup dengan penyusunan komitmen bersama untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian melalui distribusi air yang lebih adil dan efisien. Melalui bimbingan berkelanjutan dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro bersama dinas terkait, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap kelembagaan HIPPA di Desa Wonosalam dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa. Optimalisasi fungsi irigasi ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan pendapatan para petani di wilayah lereng Anjasmoro tersebut.