JOMBANGKAB_DINKOPUM — Dalam rangka memperkuat tertib administrasi, pengelolaan, dan penataan koperasi, khususnya koperasi hasil pembentukan Jaringan Kerjasama Usaha Koperasi (JKUK) model APEX, Paguyuban Koperasi Jaya Mandiri Kota Probolinggo melaksanakan kegiatan Study Referensi ke Puskopwan (Pusat Koperasi Wanita) Kabupaten Jombang, Rabu, 11 Juni 2025.
Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan Kota Probolinggo sebagai upaya pembelajaran dan benchmarking terhadap praktik tata kelola koperasi yang sehat dan bersih di daerah lain, khususnya pada koperasi sekunder model APEX yang telah berhasil menerapkan prinsip-prinsip manajemen koperasi modern dan berkelanjutan.
Acara dimulai pukul 10.00 WIB bertempat di Kantor Puskopwan Jombang dan dihadiri oleh total 35 peserta yang terdiri dari perwakilan Koperasi Wanita Kota Probolinggo serta pejabat dan staf dari Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Probolinggo. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang yang turut memberikan sambutan dan dukungan terhadap agenda penguatan koperasi lintas daerah.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan disambut langsung oleh jajaran pengurus dan manajemen Puskopwan Jombang yang memaparkan profil koperasi, sistem tata kelola, digitalisasi administrasi, hingga strategi pemberdayaan anggota yang telah berhasil diterapkan. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdialog langsung, menggali informasi teknis, serta berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi di daerah masing-masing.
Perwakilan Dinas Koperasi Kota Probolinggo menyampaikan bahwa kunjungan ini sangat penting sebagai bagian dari proses pembelajaran dan penguatan kelembagaan koperasi wanita di wilayah mereka. “Kami berharap melalui kegiatan ini, koperasi-koperasi di Probolinggo dapat mencontoh sistem dan praktik terbaik yang telah diterapkan Puskopwan Jombang,” ujarnya.
Kegiatan study referensi ini diharapkan menjadi awal dari jalinan kerja sama antar koperasi lintas daerah, khususnya dalam pengembangan koperasi wanita dan koperasi sekunder model APEX, guna mewujudkan koperasi yang tangguh, modern, dan berdaya saing tinggi.