JOMBANG_DINKOPUM – Pemerintah Kabupaten Jombang terus berupaya memperkuat sektor usaha mikro melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Keterampilan Pembuatan Olahan Keripik Angkatan 3 yang diselenggarakan dalam rangka Program Wirausaha Baru (WUB) Desa Maju dan Sejahtera Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Jombang ini resmi dibuka pada Rabu (17/6/2026) dan akan berlangsung selama dua hari hingga Kamis (18/6/2026). Pelatihan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus mengembangkan peluang usaha berbasis potensi lokal.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, Bapak Hari Purnomo, AP., M.E., saat membuka acara menyampaikan bahwa penguasaan keterampilan produksi dan inovasi produk merupakan kunci penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan. Menurutnya, pelaku usaha mikro perlu terus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta tidak hanya memiliki kemampuan teknis dalam mengolah produk, tetapi juga mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.

Pelatihan diikuti oleh 27 peserta yang berasal dari dua desa di Kecamatan Jombang, yakni Desa Plosogeneng dengan 15 peserta dan Desa Tambakrejo sebanyak 12 peserta. Keterlibatan peserta dari berbagai wilayah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pembinaan usaha bagi masyarakat desa.

Usai pembukaan, peserta langsung mengikuti sesi teori dan praktik yang dipandu oleh instruktur berpengalaman di bidang pengolahan makanan. Materi yang diberikan meliputi pemilihan bahan baku berkualitas, teknik pengolahan yang tepat, hingga cara pengemasan produk agar memiliki nilai jual lebih tinggi.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif berdiskusi dan mempraktikkan setiap tahapan pembuatan keripik yang diajarkan. Diharapkan, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal untuk memulai maupun mengembangkan usaha, sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.