JOMBANGKAB_DINKOPUM — Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan UMKM serta Kapasitas dan Kompetensi SDM UMKM dan Kewirausahaan melalui Pendidikan dan Pelatihan dalam Pagu Indikatif Kewilayahan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Pentol dan Sari Kedelai selama dua hari, mulai Rabu hingga Kamis, 11–12 Juni 2025.
Pelatihan ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai dan bertempat di Balaidesa Peterongan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Kegiatan diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari kalangan pelaku UMKM maupun warga yang tertarik memulai usaha di bidang olahan pangan.

Peserta Pelatihan
Acara tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, Gatut Wijaya, S.H., M.Hum, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro, Mohammad Jawahirul Ulum, S.Pd., M.Si, perwakilan dari DPRD Kabupaten Jombang, Kepala Desa Peterongan, serta menghadirkan narasumber utama Sdri. Sumarni, seorang praktisi UMKM berpengalaman yang telah lama bergelut dalam dunia usaha makanan berbasis olahan lokal.
Dalam sambutannya, Bapak Gatut Wijaya menyampaikan pentingnya pelatihan semacam ini sebagai upaya peningkatan kapasitas pelaku usaha kecil agar lebih siap menghadapi persaingan dan mampu berkembang secara berkelanjutan. "Kami berharap pelatihan ini menjadi bekal keterampilan yang bisa langsung diterapkan dan menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat," ujar beliau.
Kegiatan pelatihan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga dilaksanakan secara praktik langsung. Para peserta mendapatkan pelatihan intensif mulai dari proses pembuatan pentol dan sari kedelai yang higienis, teknik pengemasan yang menarik, hingga strategi pemasaran produk.
Sebagai bentuk dukungan nyata, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan penyerahan bahan praktik secara simbolis oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang kepada para peserta. Penyerahan ini menjadi simbol semangat kolaboratif antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun ekonomi berbasis potensi lokal.

Penyerahan bahan praktik secara simbolis oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UM
Dengan pelatihan ini, diharapkan muncul pelaku UMKM baru yang mampu menciptakan produk unggulan, memperkuat perekonomian desa, serta membuka lapangan kerja di lingkungan sekitar.