
Jombangkab, Dinkopum - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang juga melakukan pemeriksaan kesehatan koperasi di Jombang. Kegiatan tersebut dilakukan secara terjadwal hingga Agustus mendatang.
’’Tujuan kita melakukan pemeriksaan kesehatan koperasi adalah untuk mewujudkan koperasi yang berkinerja baik, sehat, profesionalisme, berdaya saing dan memilikii diversifikasi usaha yang unggul,’’ kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jombang, Fahrudin Widodo, kemarin (9/7).
Setiap hari, tim dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang keliling turun lapangan melakukan pemeriksaan kepada setiap koperasi yang aktif.
Mereka tak hanya memeriksa, namun juga hadir untuk membina, mendampingi, serta memberikan masukan kepada koperasi.
’’Mereka nanti akan mendapatkan sertifikat berdasarkan kondisi kesehatan mereka. Diantaranya, dinyatakan sehat, cukup sehat atau dalam pengawasan. Kalau dinyatakan dalam pengawasan artinya butuh pendampingan intens,’’ tambahnya.
Dari total 886 koperasi di Jombang, ada 779 yang aktif. Dia berharap, dengan kegiatan pemeriksaan tersebut dapat membuat koperasi lebih kuat sebagai pondasi perekonomian bangsa.
’’Sesuai amanah dari bapak presiden, untuk menyelamatkan Indonesia dari ancaman resesi global adalah perekonomian yang kuat. Salah satunya, koperasi dan UMKM sebagai pondasi ekonomi Indonesia. Kalau koperasi dan UMKM kuat, kita tidak akan mengalami resesi seperti tahun 1998,’’ tandasnya.