JOMBANGKAB_DINKOPUM – KSPPS BMT NU Jombang secara resmi menetapkan arah kebijakan jangka panjang untuk memperluas kemanfaatan ekonomi bagi warga Nahdliyyin. Langkah strategis ini dibahas secara mendalam dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan di Hotel Yusro, Peterongan, pada Kamis (12/2/2026). Di hadapan ratusan anggota yang hadir, Ketua BMT NU Jombang, H. Khoirul Anam, memaparkan bahwa fokus utama lembaga ke depan adalah penguatan integritas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini diwujudkan melalui kewajiban sertifikasi kompetensi bagi pengurus dan karyawan sebagai syarat mutlak mengikuti Uji Kompetensi Kinerja (UKK) yang dijadwalkan oleh Dinas Koperasi wilayah pada tahun 2026.

Selain pembenahan internal, BMT NU Jombang juga melakukan akselerasi di bidang teknologi dengan menghadirkan aplikasi BMT NU Mobile. Inovasi layanan digital ini diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi anggota dalam bertransaksi secara cepat, efisien, dan transparan di era modern. Sejalan dengan semangat pemberdayaan, lembaga ini juga terus menjalankan program kaderisasi jalur pendidikan, di mana hingga saat ini terdapat 23 kader yang dibiayai kuliah hingga jenjang sarjana. Melalui kesepakatan khusus, para lulusan ini nantinya akan mengabdi di BMT NU minimal selama dua tahun guna memastikan keberlanjutan regenerasi pengelola yang berkompeten.

Di sektor ekonomi riil, BMT NU Jombang berkomitmen meningkatkan penetrasi pembiayaan bagi pelaku UMKM, terutama pedagang di pasar-pasar tradisional. Dengan skema pembiayaan mulai dari Rp500 ribu hingga batas maksimal, program ini bertujuan untuk memperkuat permodalan usaha mikro yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan. Agenda tahunan yang menjadi momentum penguatan organisasi ini turut dihadiri dan diapresiasi langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, Hari Purnomo, AP., M.E., yang memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah inovatif yang diambil oleh BMT NU Jombang.