JOMBANGKAB_DINKOPUM – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang menggelar diskusi strategis guna membahas optimalisasi dan pemanfaatan basis data usaha mikro yang kini mencapai 170.418 data. Pertemuan yang berlangsung di kantor Dinas Koperasi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas, Bapak Gatut Wijaya, S.H., M.Hum., dengan menggandeng lintas sektor dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Jombang.

Dalam arahannya, Gatut Wijaya menegaskan bahwa pengelolaan data dalam jumlah besar tersebut merupakan langkah krusial untuk memastikan arah kebijakan pemerintah daerah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat bawah. Sinergi dengan Diskominfo dan Bapperida dianggap sangat penting guna menciptakan integrasi data yang kuat, sehingga setiap program pemberdayaan ekonomi di masa mendatang memiliki landasan analisis yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis maupun administratif.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro, Mohammad Jawahirul Ulum, S.Pd., M.Si., yang turut mendampingi bersama jajaran staf teknis, menjelaskan bahwa validasi data ini bertujuan untuk memetakan potensi usaha mikro secara mendetail. Dengan jumlah data yang mencapai ratusan ribu tersebut, sinkronisasi antar-OPD menjadi kunci agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan, sekaligus memudahkan pemerintah dalam mendistribusikan bantuan, pelatihan, maupun fasilitasi perizinan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan pemanfaatan 170.418 data tersebut mampu menjadi pilar utama dalam mendukung program Satu Data Jombang. Pihak Diskominfo dan Bapperida berkomitmen untuk mendukung penuh dari sisi infrastruktur sistem dan perencanaan riset, sehingga transformasi digital bagi pelaku usaha mikro di Kabupaten Jombang dapat segera terwujud demi meningkatkan daya saing ekonomi daerah secara berkelanjutan.